Satpol PP Kota Bandung Paksa Cabut Sementara Kursi Di Taman Alun-alun Bandung

Kota Bandung – Satpol PP Kota Bandung terpaksa mencabut sementara sejumlah kursi di kawasan Taman Alun-alun Kota Bandung, Sabtu (28/3/2020).

Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi warga Kota Bandung berkumpul atau sekadar nongkrong di Alun-alun.

Pencabutan kursi dilakukan Satpol PP Kota Bandung setelah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum, serta Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman, Pertanahan, dan Pertamanan Kota Bandung.

Kursi-kursi tersebut akan kembali dipasang saat situasi sudah kondusif.

“Ini agar masyarakat tidak ada lagi yang diam atau nongkrong,” kata Kepala Bidang Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Satpol PP Kota Bandung, Taspen Efendi.

Taspen menegaskan, untuk sementara waktu warga memang diminta untuk tidak berkerumun atau berkumpul di ruang publik.

Hal itu juga sesuai dengan surat edaran Wali Kota Bandung tentang pencegahan wabah Covid-19.

“Kami lakukan ini (pencabutan) demi kebaikan dan keselamatan dan kesehatan bersama,” katanya.

Taspen mengatakan, Satpol PP telah intens mengimbau masyarakat di ruang publik. Itu dilakukan Mojang Satpol PP di sejumlah taman di Kota Bandung, seperti taman Alun-alun Bandung, Super Hero, Lansia dan taman lainnya.

“Setelah surat edaran wali kota terbit, langsung imbau masyarakat agar sementara tidak datang ke ruang publik. Ini untuk mencegah penyebaran virus,” tuturnya.

Taspen mengatakan bahwa Satpol PP telah mencabut 44 kursi dan saat ini semuanya disimpan di Kantor Satpol PP.

“Kursi tahap pertama dicabut sekitar Alun-alun, Pendopo dan Jalan Dalam Kaum,” ujarnya.

Ia juga tidak menutup kemungkinan akan mencabut kursi di titik lain jika masih banyak orang yang nongkrong.

“Kami sampaikan sekaligus patroli mulai pukul 07.45 WIB sampai malam dengan tim yang bergantian,” ujar Taspen.

(Levi/djitu.net)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *