5 Tips Sebagai Ketua Organisasi

Kota Bandung-Sabtu 26 Sepeptember 2020.
Menjadi ketua organisasi itu bukan hanya sekedar terlihat keren. Namun,juga terdapat berbagai gejolak perasaan yang di rasakan oleh ketua organisasi.
Mungkin seringkali orang lain akan menganggap keren seseorang yang menjadi ketua di sebuah organisasi karena tidak semua orang bisa menempati posisi sebagai ketua organisasi. Berbagai pujian dari orang lain pun sering ditunjukkan kepada seorang ketua organisasi. Dan mereka menganggap bahwa sangat beruntung sekali seseorang menjadi ketua organisasi karena menjadi terkenal di dalam maupun di luar organisasi. Padahal sejatinya menjadi ketua organisasi itu juga mengalami suka duka yang mengakibatkan berbagai gejolak dalam perasaannya.
Seperti yang dialami oleh Saepuloh, Ketua PerguNU jawa barat saat ditemui di ruang kerjanya, di ruang Pergunu, Gedung Dakwah Nahdlatul Ulama Jawa barat jln Terusan Galunggung no.9 Kota Bandung. Dalam kesempatan tersebut Saefuloh memaparkan bahwa untuk menjadi seorang ketua yang baik dalam sebuah organisasi itu ada 5 Tips yang harus diperhatikan.

  1. Meminta restu kepada keluarga.

Seorang ketua hrs melakukan hal ini agar lungkungan terdekat kamu yaitu keluarga bisa memberikan dukungan atas kepemimpinan yg dia jalankan. Dukungan tsb bakal terasa disaat dirinya mengalami hal berat seperti misalnya harus pulang malam sebab sibuk memimpin rapat, pendampingan terhadap keluarga kadang terganggu dikarenakan harus menemui bawahan di daerah yg jauh atau mungkin feeling down ketika salah satu program kerja di organisasi berantakan.

  1. Ucapkan terima kasih dan tetap selalu pinta dukungan dari anggota.

Setelah terpilih menjadi seorang ketua bukan berarti harus berhenti berkampaye dan berhenti mempromosikan program. Justru harus lebih keras menggalang dukungan setelah menjadi seorang ketua. Ucapkan terima kasih secara profesional kpd tmn tmn seperjuangan. Pinta mereka supaya mengawal selama masa kepemimpinan dan pastikan menjadi seorang ketua yg mengetahui karakter anggotanya satu persatu.

  1. Sosialisasikan program dan dengarkan pendapat anggota

Disetiap kali pertemuan dengan anggotanya selalu sosialisasikan program kerjanya organisasi dan seorang ketua yang baik harus bisa mendengarkan keinginan dan pendapat anggotanya. Makanya program kerja yang kuat biasanya disusun bersama para anggotanya bukan memaksakan pendapat satu orang saja.

  1. Memperkenalkan diri ke Link yang lebih luas

Sebagai Ketua PerguNU harus mampu menperkenalkan diri ke jajaran guru NU, dosen, civitas akademik di berbagai kampus, komunitas dan organisasi lainnya. Seorang ketua yg baik harus siap dipimpin. Maksudnya seorang ketua harus mau merendahkan hati untuk mengambil inspirasi dari pemimpin” lainnya. Sekarang itu zamannya berkolaborasi bukan lagi beekompetisi.

  1. Bisa mengatur jadwal dan berusaha lebih produktif

Seorang ketua harus bisa memimpin diri sendiri terlebih dahulu. Ketua yg biasa emosi maka usahakan lebih tenang dalam berbagai situasi.

Disela kesibukannya Dr.H.Saepuloh, M.Pd pun menjelaskan bahwa banyak tamu berkunjung menemuinya untuk berbagai keperluan menyangkut dunia pendidikan sering kali tamu meminta bantuan kepadanya. “Seperti apa dan bagaimana para tamu saat menemuinya? nanti di kesempatan lain akan diungkapkan” demikian paparnya.

(H. Wahyu Sukarsah/djitu.net)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *