Longsor Sindangjaya Hantam Rumah Warga

Kabupaten Cianjur – Bencana terus menerus menerjang Kabupaten Cianjur. Kali ini longsor terjadi di Kampung Gunung Batu RT04/RW08, Desa Sindangjaya, Kecamatan Cipanas pada Jumat (26/11) sekitar pukul 11.00 WIB.

Akibatnya, satu rumah warga milik Utom di bagian samping jebol, usai dihantam material tanah longsor.

Menurut informasi yang diterima, tak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Namun kerugian ditaksir mencapai belasan juta rupiah. “Jadi karena di wilayah Sindangjaya sejak pagi terjadi hujan cukup deras, kemungkinan tebing di dekat lokasi tak kuat menahan, hingga akhirnya ambrol dan menghantam satu bangunan milik Bapak Utom,” kata salah seorang Ketua RT di Desa Sindangjaya, Embep Ernawan (46) Jum’at siang.

Akibat kondisi tanah yang tak begitu stabil, lanjutnya, disebut-sebut menjadi pemicu lain terjadinya longsor di Sindangjaya. Sehingga tanah menjadi rentan bergerak ketika terus-terusan diguyur hujan lebat, hingga akhirnya ambrol. “Pihak RT dan RW setempat pun telah berkoordinasi dengan aparat di desa hingga ke tingkat kecamatan,” katanya.

Sementara itu, Babinkamtibmas Desa Sindangjaya, Bripka Nono Sudarno mengatakan, pihaknya kini telah melakukan pengecekan salah satu rumah warga yang terdampak longsoran tanah di Kampung Gunung Batu siang. “Memang betul terjadi longsor sekitar pukul 10.00 WIB, setelah hujan lebat di wilayah Desa Sindangjaya, hingga mengakibatkan robohnya tembok bangunan tengah rumah ukuran 3 meter persegi kali 5 meter persegi,” terangnya.

Pasca pemeriksaan, ia juga mengimbau kepada seluruh warga agar selalu waspada di saat turun hujan khususnya bagi masyarakat yang rumahnya berada di sekitaran atau berdekatan dengan tebing.

“Kami telah mengimbau warga untuk lebih mengantisipasi curah hujan yang tidak menentu, mengingat struktur kondisi di Desa Sindangjaya ini terletak di dataran tinggi. Sehingga bisa memicu urugan tanah hingga longsor,” pungkasnya.

(Adhitya Nursyifa/Djitu.net)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *