Bank bjb Dukung Festival Literasi 2019 “Habis Gelap Terbitlah Terang”

BANDUNG – Menyambut peringatan Hari Kartini dan Hari Buku Sedunia yang jatuh pada tanggal 21 April dan 23 April nanti, bank bjb bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat menggelar Festival Literasi 2019 “Habis Gelap Terbitlah Terang”. Acara ini turut dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, Bunda Literasi Provinsi Jawa Barat, Atalia Praratya, Kepala Perpustakaan Republik Indonesia, M. Syarief Bando, Kepala Kantor Bank Indonesia Regional Jawa Barat, Doni Joewono dan Direktur Kepatuhan & Manajemen Risiko yang melaksanakan tugas Direktur Utama bank bjb, Agus Mulyana bertempat di Gedung Sate (20/4).

bank bjb Dukung Festival Literasi 2019 "Habis Gelap Terbitlah Terang"

Festival Literasi 2019 “Habis Gelap Terbitlah Terang” diharapkan dapat meningkatkan literasi masyarakat khususnya di Jawa Barat, mengingat sebagaimana diketahui masyarakat Indonesia merupakan salah satu negara yang terburuk dalam hal minat baca. Dengan diselenggarakannya acara ini dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan sikap baik bagi para pembina gerakan literasi, maupun anggota keluarga dan masyarakat dalam mewujudkan masyarakat literat, mengintegrasikan program dan kegiatan gerakan literasi keluarga, melalui pemberdayaan perpustakaan dalam mengakselerasi kemampuan literasi keluarga dan masyarakat dan merumuskan metoda dan langkah-langkah implementatif yang efektif dalam gerakan literasi keluarga dan masyarakat.

bank bjb Dukung Festival Literasi 2019 "Habis Gelap Terbitlah Terang"

Selain mendukung acara Festival Literasi ini, bank bjb punya cara tersendiri untuk ikut serta dalam mengampanyekan pentingnya budaya melek literasi. Sebagai salah satu agent of development, berbagai upaya dilakukan oleh bank bjb untuk meningkatkan literasi masyarakat, baik secara internal maupun eksternal. Secara internal, bank bjb memiliki bjb Pustakaku yang merupakan kepanjangan tangan dari bjb University. bjb Pustakaku adalah fasilitas perpustakaan yang menyediakan berbagai macam bacaan untuk insan bank bjb. Tak cuma terkait ilmu perbankan dan bisnis, koleksi buku di perpustakaan bank bjb ini meluas di berbagai bidang keilmuan.

bank bjb Dukung Festival Literasi 2019 "Habis Gelap Terbitlah Terang"

Secara eksternal, bank bjb juga kerap menyalurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) untuk mendorong gerakan literasi. Salah satunya adalah bank bjb memberikan bantuan berupa 3.500 koleksi buku serta 10 perangkat komputer yang memuat e-book untuk dinikmati masyarakat kepada Perpustakaan Umum Gasibu yang dikelola oleh pihak Bapusipda Provinsi Jawa Barat.

bank bjb Dukung Festival Literasi 2019 "Habis Gelap Terbitlah Terang"

Teranyar, bank bjb ikut menyukseskan program 100 hari Jabar Juara Lahir Batin dengan ikut mendorong pendirian Kotak Literasi Warga Cerdas (Kolecer) dan Maca Dina Digital Library (Candil) yang merupakan fasilitas perpustakaan jalanan. Perpustakaan jalanan dan perpustakaan digital menjadi salah satu solusi dari sulitnya masyarakat umum dalam mendapatkan bahan bacaan. Perpustakaan jalanan menyediakan bahan bacaan di tengah keramaian tanpa adanya niat untuk mencari keuntungan material.

Kolecer merupakan salah satu bentuk perpustakaan mini, dimana masyarakat dapat memperoleh informasi dan dapat melakukan wakaf buku, kolecer tersebut akan disebar di 27 Kabupaten/Kota se-Jawa Barat dan 600 titik sebagai target lima tahun ke depan. Sedangkan pembuatan aplikasi Perpustakaan Digital Candil saat ini masih dalam tahap pengembangan dan merupakan official e-library milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang di dalamnya tersedia buku – buku dalam bentuk elektronik dari para pengarang asal Jawa Barat maupun nasional dalam candil ini tersedia lebih dari 500 judul atau lebih dari 1.400 eksemplar. aplikasi ini bisa di download / install melaui PlayStore di smartphone yang biasa kita gunakan.

Hal ini adalah salah satu bentuk dukungan dan kontribusi positif bank bjb serta merupakan bentuk tanggung jawab sosial bank bjb sebagai agen pembangunan, “Kami akan terus berkomitmen untuk menjadi bagian untuk berkarya sebagai Tandamata Untuk Negeri .” ujar Agus Mulyana selaku Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko yang melaksanakan tugas Direkur Utama bank bjb.

“Adalah komitmen bank bjb dalam mendukung terciptanya pembangunan berkelanjutan (sustainable development) dan juga sebagai wujud kepedulian bank bjb terhadap pembangunan ekonomi, peningkatan kualitas hidup masyarakat, lingkungan dan pendidikan di Indonesia.” Tutup Agus.

(Burhan-Levi/djitu.net)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *