2,4 Ton Telur Bantuan Pandemi Covid-19 Untuk Warga Kabupaten Subang Terpaksa Dikubur

Kota Bandung-Sebanyak 2,4 ton telur bantuan pandemi Covid-19 untuk warga Kabupaten Subang yang berasal dari Pemprov Jabar terpaksa dimusnkan Dengan Cara dikubur. Pemusnahan dilakukan karena telur itu dalam kondisi busuk dan tak layak dikonsumsi.

Pemusnahan yang dilakukan di belakang Gudang Bulog Subdivre Jalan Mayjen Sutoyo, Subang, Sabtu (20/6/2020) disaksikan unsur Kepolisian, TNI, Kejaksaan, Dinas Sosial, DKUPP, Kantor Pos, Camat Subang.

“Ya memang tadi siang ada pemusnahan telur busuk bantuan bagi terdampak Covid-19 yang bersumber dari Pemprov.Jabar,” kata Kepala Dinas Sosial Kabupaten Subang, H.Deden Hendrawan.

Dia menyebutkan jumlah penerima Bansos Provinsi Jabar di Subang sebanyak 112.769 KK dan akan berlangsung selama 4 bulan atau Agustus 2020 mendatang.

“Jadi itu mungkin karena sisa yang tidak ada penerimanya. Sebab, data dari Pusat dan Provinsi berdasarkan keluarga penerima manfaat dan data terpadu kesejahteraan sosial non PKH dan BPNT sebelumnya. Jadi bukan hasil RT/RW,” jelasnya

Besar bantuannya senilai Rp 500 ribu dengan uang tunai Rp 150 ribu dan sisanya diberikan berupa beras 10 kg, terigu 1 kg, gula pasir 1 kg, makanan kaleng 2 kg, vitamin C, mie instan 16 bungkus, minyak goring 2 kg dan telur 2 kg. Seluruhnya bila dinilai uang sebesar Rp 350 ribu.

Kepala Kantor Pos Indonesia Cabang Subang, Dadang Hendrawan menjelaskan, telur yang dimusnahkan tersebut atas kordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Subang setelah dicari calon penerimanya tidak ditemukan. Ada yang sudah pindah, alamat tidak ditemukan dan juga meninggal dunia.

“Dari sanalah ternyata telur yang ada di antara bantuan yang dikembalikan tidak layak konsumsi. Setelah berkoordinasi dengan Pemkab Subang dan pihak-pihak terkait akhirnya dimusnahkan dan jumlahnya mencapai 2.408 kilogram,” katanya.

(Levi/djitu.net)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *