Oknum Program PKH di Kecamatan Pakenjeng

Kabupaten Garut– Program Keluarga Harapan (PKH) yang ditunjukkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan dimanipulasi oleh oknum yang tidak bertanggungjawab. Kejadian ini terjadi di Kampung Babakan Tamiang, Desa Tegal Gede, Kecamatan Pakenjeng,  Kabupaten Garut. Adapun permaslahan Kecamatan Pakenjeng:

  1. Validasi data penerima program tidak sesuai program
  2.  Kartu tidak dipegang oleh PKH
  3. Pemotongan Administrasi yang rata-rata mencapai 50 rb per kpm

Salah satu penerima PKH Ibu Eneng yang beralamat di Kampung Babakan Tamiang RT 002 RW 003 Desa Tegal Gede, Kecamatan Pakenjeng   tidak mendapatkan haknya selama 1,5 th atau 18 bulan sebesar Rp.11.850.000 yaitu di hitung dari 1.975.000/ 3 bulan.

Kronologinya korban mengikuti rapat lalu mendapatkan kartu, lalu beberapa hari kemudian kartunya diambil oleh pendamping a.n. Rendi yang juga tinggal di Desa Tegal Gede dan malah dimintai until mengklarifikasi data ke Kantor Desa , akan tetapi saat diinvestigasi oleh tim GMPP data ibu Eneng terdaftar sebagai penerima bantuan sesuai dengan data hasil rapat, tetapi diberitahukan kepada ibu Eneng tidak dapat dikarenakan sudah diambil oleh pendamping a.n. Rendi. Selama 18 bulan bantuan terus cair.

Dan masih banyak lagi data-data temuan yang diduga fiktif oleh sekelompok masyarakat pemerhati  Gerakan Masyarakat Peduli Pakenjang (data ada tapi yang  menerima hanya beberapa kali bahkan ada yang tidak pernah menerima bantuan ).

 

(Levi/djitu.net)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *