Drainase Tersumbat, Satu Rumah di Ciherang Diterjang Banjir Hingga Tembok Jebol

Kabupaten Cianjur – Sejumlah jalur protokol di Pacet-Cipanas, Cianjur tergenang air saat hujan turun cukup deras. Hal itu diduga akibat resapan saluran air dari gorong-gorong tidak berfungsi secara maksimal.

Tak hanya sekali ini saja, luapan air di jalur Ciherang Pacet itu pun kerap terjadi hingga menyebabkan banjir ke kawasan pemukiman warga.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Kamis (9/12/2021) sore, akibat kejadian tersebut beberapa rumah warga di Kampung Panyaweuyan, Desa Ciherang, Pacet, terdampak banjir karena diperparah adanya selokan di wilayah itu tersumbat hingga menjebol satu bangunan.

“Betul kang, memang ada satu rumah warga di Panyaweuyan yang terdampak banjir hingga tembok bangunan tersebut jebol. Tapi karena selokan di wilayah itu tersumbat sampah. Termasuk mungkin karena ada luapan air di jalur protokol Pacet juga, cuma gak begitu besar airnya,” kata Kepala Desa Ciherang, Acep Haryadi saat dihubungi, Jum’at (10/12).

Lebih lanjut ia mengatakan, jebolnya satu rumah kemarin sore itu terjadi di Kampung Panyaweuyan RT 02 RW 02, yang lokasi bangunannya di samping selokan pemukiman warga.

“Memang kejadian serupa sudah lebih dari satu kali. Tapi memang yang sekarang itu cukup parah hingga bisa menjebol tembok rumah. Padahal intensitas hujan kemarin tak begitu tinggi,” katanya.

Meski begitu, pasca terjadinya banjir dan jebolnya tembok rumah warga, pihaknya langsung datang dan mengecek ke lokasi. Bahkan keesokan harinya, Pemdes langsung melakukan penanganan dengan cara membersihkan saluran tersebut dan memperbaiki bangunan yang terdampak.

“Kami sudah melakukan penanganan langsung ke rumah warga tersebut. Jum’at ini kami langsung perbaiki, dan membersihkan selokan yang tersumbat kemarin,” kata dia.

Atas kejadian itu, Pemdes sangat mengimbau kepada seluruh masyarakat khususnya di wilayah Desa Ciherang agar lebih proaktif dalam menjaga lingkungannya masing-masing. Terlebih jangan sampai buang sampah sembarangan.

“Itu kan salah satunya akibat dari sampah yang menyumbat selokan. Kalau kita sama-sama menjaga lingkungan, mungkin hal yang kemarin itu tidak akan terjadi,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *