Jelang Nataru, Polres-Forkopimda Cianjur Gelar Rakor Linsek Operasi Lodaya

Kabupaten Cianjur – Menjelang pengamanan natal 2021 dan tahun baru 2022, jajaran Kepolisian Resor (Polres ) Cianjur menggelar rapat koordinasi lintas sektoral (Rakor Linsek) Ops Lilin Lodaya bersama Forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) di Ballroom Hotel Le Eminence, Jum’at (10/12/2020).

Bupati Cianjur, Herman Suherman mengatakan, Pemkab tetap akan mengatur skema perayaan natal dan pergantian tahun atau Nataru ini sesuai kesepakatan dalam rakor dengan tugas dan fungsi masing-masing.

“Intinya kami ingin kabupaten Cianjur tetap kondusif di saat perayaan dua momen itu, sehingga tidak terjadi penyebaran COVID-19,” kata Herman, usai rakor Jum’at (10/12).

Tak hanya dengan kepolisian, pihaknya juga tentu akan terus berupaya bersama unsur lain seperti TNI, Dinas Kesehatan, dan BPBD, serta Satpol-PP. Sehingga pengamanan dan antisipasi hal-hal di momen akhir tahun ini bisa terjaga kondusifitasnya.

“Intinya ingin supaya semua aman. Termasuk antisipasi kebencanaan pun tetap kita lakukan secara maksimal,” ujarnya.

Kapolres Cianjur, AKBP Doni Hermawan mengatakan, dalam mengantisipasi terjadinya sejumlah potensi gangguan seperti Kamtibmas termasuk penyebaran Covid dan bencana alam, tentu dengan rakor ini merupakan salah satu langkah Polres bersama Forkopimda dalam mencegah hal tersebut.

“Jadi memang ada beberapa langkah atau upaya kami yang telah disepakati. Namun hal terpenting adalah kita tetap berkoordinasi dan bersinergi bersama sejumlah stakeholder yang dibantu tokoh masyarakat serta tokoh agama dalam kesiapan pengamanan Nataru ini,” katanya.

Dalam pengamanan Nataru sendiri, lanjutnya, Polres akan menyiagakan sejumlah personel di tempat-tempat tertentu seperti gereja, dan lokasi krusial yang mungkin akan banyak dikunjungi masyarakat.

“Kami juga telah berkoordinasi dengan para pihak terkait, khususnya dalam perayaan Natal bahwa dalam pelaksanaannya itu tentu dilakukan pembatasan yakni sebanyak 50 persen, terlebih tetap menerapkan protokol kesehatan,” kata Kapolres.

Tak hanya itu, ia juga mengingatkan kepada sejumlah pihak agar tetap menyediakan pengecekan Vaksinasi atau pedulilindungi. Sehingga di saat para pengunjung atau jamaah yang hendak masuk ke dalam gereja atau tempat lainnya, bisa diawasi terkait sudah vaksin belumnya.

“Jadi untuk perayaan Natal khususnya, kami akan siagakan sejumlah personel kepolisian, termasuk meminta agar Prokes dan pengecekan Vaksinasi jamaah dimaksimalkan,” kata Kapolres.

(Adhitya Nursyifa/djitu.net)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *