FORKOPIMDA Menghasilkan Kesepakatan Penanganan Fenomena Berkembang Dan Menjamin Masyarakat

Kota Bandung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) siap menyosialisasikan hidup sehat kepada warga. Ini merupakan salah satu langkah untuk mencegah penyebaran virus Corona.

Kesiapan itu ditunjukan dengan pembekalan kepada para unsur kewilayahan dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tentang kesehatan dan penanganan virus Corona, di Hotel Grandia Jalan Cihampelas, Kamis (12/3/2020).

Dalam acara tersebut turut hadir, Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana, Dandim 0618/BS Kolonel Inf Heri Subagyo, Danlanud Husein Sastranegara Kolonel Penerbang Bonang Bayu Aji, Danlanal Kolonel Laut Pelaut Sunar Sulehudin, Kepala Kejaksaan Negeri Bandung Nurizal Nurdin, dan Kasat Narkoba Polrestabes Bandung, AKBP Irfan Nurmansyah.

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengatakan, Forkopimda berkewajiban menenangkan masyarakat dan menjamin situasi agar tetap kondusif. Hal itu dilakukannya dengan peningkatan komunikasi dan koordinasi dengan pihak terkait.

“Forum ini menghasilkan kesepakatan penanganan berbagai fenomena yang berkembang sekaligus menjamin masyarakat merasa aman tertib dan nyaman,” ujarnya.

Menurut wali kota, Forkopimda wajib memngingatkan warga agar tidak panik menghadapi penyebaran virus Corona. Misalnya tidak menimbun kebutuhan pokok. Tetapi perlunya meningkatkan daya tahan tubuh dengan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

“Mengurangi interaksi dalam kerumunan serta memeriksakan diri jika merasa kurang sehat. Dari aspek ekonomi, penyebaran virus Corona berdampak terhadap berkurangnya kunjungan wisatawan, tetapi intinya kita harus hidup bersih dan sehat saling menjaga,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Rita Verita menyampaikan berbagai hal dasar mengenai virus Corona. Jika dalam gejala kliniks terjadi demam kurang lebih 38 derajat selsius, batuk kering dan sesak nafas.

“Dicurigai Covid-19, jika dalam 14 hari sebelum muncul gejala tersebut pernah melakukan perjalanan ke negara terjangkit. Pernah kontak erat dengan penderita Covid-19, maka harus dilakukan pemeriksaan labolatorium lebih lanjut untuk memastikan diagnosisnya,” jelas Rita.

Rita menambahkan, virus Corona dapat menyebar melalui tetesan kecil (droplet) dari hidung atau mulut pada saat batuk dan bersih. “Seseorang bisa terifeksi Covid-19 ketika tanpa sengaja menghirup droplet dari penderita,” ujarnya.

Sementara itu, Dandim 0618/BS, Kolonel Inf Heri Subagyo menyampaikan, virus Corona menjadi isu dunia. “Kita tinggal menigkatkan PHBS dan jika terjadi sakit segera berkonsultasi ke dokter atau rumah sakit,” bebernya.

(Levi/djitu.net)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *