Santri yang Tenggelam di Pantai Apra Cianjur Ditemukan Meninggal Dunia

Kabupaten Cianjur – Seorang santri yang terseret ombak dan tenggelam di Pantai Apra, Desa Saganten, Kecamatan Sindangbarang, Kabupaten Cianjur ditemukan meninggal dunia, Kamis (9/12/2021).

Korban bernama Muhamad Irsal Sahal (15) itu sebelumnya dinyatakan hilang pada Rabu (8/12/2021).

Kasat Polairud Polres Cianjur, AKP Heri Zanuar Prihadi menjelaskan, korban pertama kali ditemukan oleh masyarakat yang bernama Mahmudin (30) sekitar jam 05.30 Wib.

Lokasinya berada di perairan Kampung Sedekan, Desa Mekarlaksana, dekat Karangpotong Sindangbarang.

“Berjarak sekira 4 Km ke arah timur dari titik TKP Pantai Apra,” ujarnya.

Jasad korban selanjutnya langsung dievakuasi ke Puskesmas Sindangbarang. Saat ditemukan kondisinya masih dalam keadaan utuh, namun sudah meninggal dunia.

“Tadi pagi langsung kita lakukan penyerahan kepada keluarga korban, dilaksanakan oleh Kapolsek. Selanjutnya korban dibawa ke rumah duka di Kecamatan Maniis Purwakarta,” ucap dia.

Untuk diketahui sebelumnya. korban hilang dan tenggelam di pesisir Pantai Apra, Desa Saganten, Kecamatan Sindangbarang, Kabupaten Cianjur, Rabu (8/12/2021) sekitar pukul 15.10 WIB.

Sebelumnya, korban beserta 12 orang rekannya berangkat dari Cilaku pukul 09.00 Wib.

Sekitar jam 14.00 Wib, mereka tiba di Pantai Apra, Kecamatan Sidangbarang, Kabupaten Cianjur.

“Selanjutnya, 12 orang tersebut makan bersama. Seusai makan korban beserta 7 rekannya mandi berenang di Pantai Apra,” ujarnya.

Tidak lama kemudian, rekan-rekan korban mendengar teriakan minta tolong. Setelah dilihat ternyata korban sudah di tengah terseret ombak dengan jarak 20 sampai 30 Meter dari bibir pantai.

“Setelah melihat dan mengetahui, rekan-rekan korban tidak berani untuk menolong sehubungan kecepatan angin sangat tinggi. Gelombang ombak diperkirakan 1 sampai 5 lima meter,” kata dia.

(Adhitya Nursyifa/Djitu.net)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *