Pelantikan Pengurus dan Jajaran Baru Cabang BPPKB Jakarta Pusat

JAKARTA – Dewan Pimpinan Pusat Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar Banten (DPP BPPKB Banten), belum lama ini, tepatnya (29/04/12), melantik pengurus serta jajaran baru Cabang BPPKB Jakarta Pusat.

Acara yang dihadiri ribuan masa dari Anggota BPPKB sendiri khususnya, memang sangat mendapat antusias yang layak diacungi jempol.

Berlangsung di Komplek PRJ Kemayoran Jakarta Pusat, acara pelantikan tersebut dihadiri oleh para petinggi serta sesepuh dari Ormas BPPKB sendiri, misalnya Abah Uhat, Abah Ondi, dan Abah Ata, Mayor CPM Suharyadi, dan masih banyak lagi.

Selain itu, Walikota Jakarta pusat yang diwakili Wakilnya, Kapolres Jakpus yang diwakili Wakilnya juga hadir dalam acara ini. Tak ketinggalan pula ada Bang Oyim selaku Wakil Sekretaris Jendral DPP BPPKB yang dalam moment ini dipercayakan untuk melantik para Pengurus beserta Jajaran DPC Jakarta Pusat.

Dalam sambutannya, beliau (Abang Oyim, red), mengingatkan kepada seluruh Anggota BPPKB untuk senantiasa menjaga dan mempertahankan nilai persatuan dan kekeluargaan dalam tubuh BPPKB.

Selain memberi penyuluhan, beliau pun memberikan motivasi yang luar biasa kepada seluruh Anggota BPPKB, khususnya kepada Jajaran BPPKB DPC Jakarta Pusat yang saat itu hendak dikukuhkan.

Selain itu, dalam sambutannya Bang Oyim mengingatkan bahwa jangan sampai Ormas BPPKB Banten ini mudah terprovokasi. Karena menurutnya, itu akan membuat BPPKB berantakan. Makanya beliau selalu menitikberatkan kepada semua jajaran BPPKB Banten untuk tetap menjaga dengan utuh rasa kekeluargaan antar sesama anggota BPPKB khususnya.

Tidak hanya itu, menanggapi selentingan yang mengatakan bahwa BPPKB ini Ormas Jawara atau pun Preman yang terorganisir, Bang Oyim dalam sambutannya dengan tegas membantah. Karena menurutnya, Ormas BPPKB ini punya kitab atau AD/ART yang distandarisasikan kepada kebenaran baik menurut Undang-Undang dan hukum negara. Dan kalau pun ada yang mengatasnamakan BPPKB Banten yang membuat onar atau kriminal misalnya, Bang Oyim menegaskan bahwa yang seperti itu adalah oknum.

Dan menurutnya, bukan hanya di BPPKB Banten yang ada oknum, di organisasi, instansi maupun kelompok yang jika bertindak sewenang-wenang atau melanggar hukum itu disebut oknumnya.

Karena menurut Bang Oyim, Para Pendiri BPPKB Banten bukanlah preman, pemabuk atau pembuat onar. Namun Pendiri BPPKB berasal dari kalangan Masyarakat, Kaum Ulama dan Intelektual yang pada saat itu sepakat mendirikan sebuah organisasi yang saat ini disebut BPPKB dengan lambang tasbih dan golok.

Mengenai lambang BPPKB Banten yang terlihat dua golok bersilang, menurut Bang Oyim itu bukan lambang dari sebuah kekerasan. Namun sesuai AD/ART BPPKB bahwa lambang golok tersebut merupakan lambang kesatuan. Jadi menurutnya jangan salah mengartikan.

Dan tak lupa Bang Oyim pun berpesan kepada seluruh DPC BPPKB Banten untuk berhati-hati menerima anggota baru yang dalam hal ini Bang Oyim mengategorikan ada tiga golongan karena mengingat citra dari BPPKB Banten sendiri.

Semisal, golongan pertama adalah orang yang betul-betul cinta Ormas BPPKB yang benar-benar memegang teguh aturan dan tatatertib BPPKB Banten. Menururtnya, ini disebut anggota sejati. Yang kedua, golongan yang hanya menjadikan BPPKB sebagai tempat berlindung karena massanya banyak.
Dan golongan terakhir adalah golongan yang juga sebatas berlindung namun lebih diprioritaskan lagi sebagai golongan yang hanya memanfaatkan BPPKB untuk kepentingan pribadi, misalnya untuk “tameng” mencari uang. “Harus hati-hati dan selektif lah,” tegasnya.

Acara berjalan lancar, khidmat, dan terkendali hingga selesai. Selain prosesi pelantikan, acara ini pun dilengkapi dengan bhakti santunan oleh BPPKB kepada kaum dhuafa dan di meriahkan oleh hiburan orkes dangdut.

(Levi/djitu.net)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *