UMK Tak Naik, Ini Saran dari Disnakertrans Cianjur

Kabupaten Cianjur – Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Cianjur menyarankan para pengusaha atau pemilik perusahaan untuk memberikan insentif kepada buruh sebagai ganti dari Upah Minimun Kerja (UMK) Cianjur yang hingga kini belum mengalami kenaikan.

Namun hal tersebut hanya sebatas himbauan bukan sebuah keharusan tergantung dari kemampuan para pengusaha atau pemilik perusahaan di Kabupaten Cianjur.

Kadis Disnakertrans Cianjur Endhan Hamdani mengatakan, imbau tersebut dapat menjadi solusi terhadap kekecewaan dari para buruh Cianjur.

“Kami juga menyarankan bagi para perusahaan yang secara finansial mampu untuk memberikan insentif bagi buruh sebagai pengganti gaji yang tidak naik,”katanya di temui di sela-sela kegiatan, Selasa (07/12/2021).

Untuk persentase insentif yang diberikan tergantung kesanggupan dari kesepakatan perusahaan dan sarikat buruh.

“Kisaran persentasenya itu bagaimana kebijakan para pemilik perusahaan dan sarikat buruh yang ada di perusahaan tersebut, mau 2 persen,4 persen dan lainnya,”ungkapnya.

Endhan menjelaskan, pemberian Insentif dapat diberikan melalui berbagai penilaian kinerja karyawan perusahaan tersebut.

“Itu bisa juga dari reward absensi para karyawan agar lebih semangat dalam bekerja bekerja,”paparnya.

Saat ini lanjut Endhan, ada beberapa perusahaan yang telah menerapkan insentif karyawan.

“Ada beberapa perusahaan yang telah menerapkan, sebelum kami sarankan,”terangnya.

Sementara itu, Zulkarnain wakil Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Cianjur menyerahkan setiap keputusan kepada pemerintah asal sesuai dengan regulasi yang ada.

“Mengenai kedepannya kita menunggu hasil dari Bupati. Menyangkut keamanan dan stabilitas upah-upah yang ada di Cianjur jadi jangan terlalu jauh,”pungkasnya.

(Adhitya Nursyifa/Djitu.net)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *