Polres Cianjur Akan Terapkan Ganjil Genap Jelang Natal dan Tahun Baru

Kabupaten Cianjur – Polres Cianjur akan berlakukan sistem ganjil dan genap menjelang Natal dan Tahun Baru tahun 2022. Ini dilakukan untuk mengendalikan mobilitas masyarakat.

Kapolres Cianjur, AKBP Doni Hermawan menuturkan, pihaknya bakal berkoodinasi dengan instansi terkait dan Pemkab Cianjur sebagai upaya pengamanan Natal dan Tahun Baru.

“Jelang libur Natal dan Tahun Baru nanti penyekatan tidak akan kami lakukan. Kita akan mendirikan beberapa cek pos dan pos pam di titik tertentu,” tuturnya

Kapolres Cianjur, AKBP Doni Hermawan menuturkan, pihaknya bakal berkoodinasi dengan instansi terkait dan Pemkab Cianjur sebagai upaya pengamanan Natal dan Tahun Baru.

“Jelang libur Natal dan Tahun Baru nanti penyekatan tidak akan kami lakukan. Kita akan mendirikan beberapa cek pos dan pos pam di titik tertentu,” tuturnya

Untuk sistem ganjil genap di Cianjur, Doni menjelaskan hal itu dilakukan untuk mengatasi mobilitasi masyarakat dan wisatawan dari luar daerah.

“Sistem tersebut dilakukan sebagai upaya mengendalikan mobilitas masyarakat dari Cianjur, atau warga yang berasal dari luar daerah,” tambahnya.

Kapolres mengatakan, pihaknya akan mengawasi mobilitas di kawasan Cipanas dan sekitarnya. Sebab, daerah tersebut merupakan kawasan wisata yang sering dikunjungi masyarakat dari luar Cianjur.

Kapolres mengatakan, pihaknya akan mengawasi mobilitas di kawasan Cipanas dan sekitarnya. Sebab, daerah tersebut merupakan kawasan wisata yang sering dikunjungi masyarakat dari luar Cianjur.

Selain itu, terkait pengamanan Natal dan Tahun Baru, Polres Cianjur juga akan berkoordinasi dengan Polres Bogor dan Polres Sukabumi.

“Sedangkan untuk perayaan Natal sendiri, kita akan lakukan pengamanan seperti tahun lalu,” tambahnya.

Ia meminta agar pengelola hotel, restoran, dan objek wisata untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan (prokes).

Selain itu juga menyediakan aplikasi Peduli Lindungi agar pengunjung yang belum divaksinasi bisa terawasi.

“Nanti kita akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk menyediakan vaksin mobile. Agar ketika ada warga yang belum divaksin bisa mendapatkannya,” tandasnya.

(Adhitya Nursyifa/Djitu.net)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *