Disnakertrans Cianjur Sulit Cegah Calo PMI Masuk Ke Masyarakat

Kabupaten Cianjur– Permasalahan Pekerja Migran Indonesia (PMI) seakan tak ada habisnya akibat pintarnya para calo berkeliaran dengan mendatangi masyarakat langsung ke rumah masing-masing untuk menarik minat agar mau untuk di berangkatkan ke negara penempatan.

Pemkab Cianjur rupanya cukup kesulitan dalam memberantas oknum calo PMI sehingga masih ada saja masyarakat yang nekat berangkat menggunakan jalur in Prosedural terutama untuk keberangkatan ke kawasan Timur Tengah

Padahal saat ini telah ada moratorium tahun 2016 tentang penutupan PMI di bidang pekerja rumah tangga untuk keberangkatan ke berbagai negara di Jazirah Arab.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) kabupaten Cianjur Endan Hamdani mengatakan, sangat sulit untuk mencegah masyarakat untuk berangkat ke negara timur tengah.

“Untuk langkah penanganan nya memang sulit karena para calo datang ke rumah masing-masing lewat dapur, Sementara kami masuk lewat jalur koordinasi,”katanya.

Namun pihaknya telah berusaha melakukan pencegahan dan penanganan PMI di kabupaten cianjur sesuai undang-undang no 18 tahun 2017 tentang perlindungan pekerja migran Indonesia

“Terkait penanganan PMI Ilegal garda terdepan penanganan yakni pemerintah Desa,”ujarnya.

Ia pun mengimbau agar para Kepala Desa untuk mengaktifkan peran RT RW untuk mengawasi keberadaan calo.

“Tentunya peran RT RW dapat mencegah adanya calo yang masuk ke masyarakat,”paparnya.

Selain itu, Kadisnakertrans juga mengimbau masyarakat agar selalu mengawasi gerak gerik dan mempersempit ruang bagi para calo.

“Kami berharap jika menemukan penampungan TKW ilegal segera laporkan agar tidak terjadi pemberangkatan Un Prosedural,”pungkasnya.

(Aditya Nursyifa/djitu.net)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *