Stop Perpanjang Lahan HGU, Beri Kesempatan Masyarakat Menggarap

Kabupaten Cianjur – Keberadaan lahan Hak Guna Usaha (HGU) di Kabupaten Cianjur terbilang cukup luas. Bahkan, belasan ribu hektar yang tersebar di Kota Santri terbengkalai tak terurus pasca digunakan pihak swasta. Beberapa pihak menyayangkan dibiarkannya lahan yang bisa dimanfaatkan oleh penduduk lokal tertidur.

Bahkan, tak sedikit dari lahan yang tertidur tersebut akan diperpanjang. Padahal, jika bisa diolah oleh petani maupun penduduk lokal bisa sedikit membantu kesejahteraan masyarakat Cianjur.

Ketua Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) DPRD Kabupaten Cianjur, Prasetyo Harsanto mengatakan, pemanfaatan lahan HGU terlantar oleh masyarakat bisa membantu Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan indeks pembangunan manusia (IPM).

“Ini (lahan, red) jika bisa kelola dan difasilitasi oleh masyarakat, tentunya dapat mendorong PAD kita. Sehingga alangkah bijak dan baiknya jika lahan tersebut dikelola oleh masyarakat serta menjadi hal yang bisa membantu daerah,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya pun meminta kepada pemerintah daerah agar tidak memperpanjang tanah HGU yang terlantar tersebut dan pendayagunaan tanah HGU untuk ditetapkan menjadi lahan garapan masyarakat.

“Harus ditetapkan menjadi garapan masyarakat. Sekarang jika terbengkalai begitu saja, sangat sayang sekali. Harus ada aturan yang mengikat dan masyarakat merasa difasilitasi untuk menggarap lahan tersebut,” jelasnya.

Meski butuh proses, namun perlu ada langkah konkrit dan nyata dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur. Pasalnya, Cianjur dengan kontur lahan pertanian bisa menjadikan produsen pertanian yang unggul di Indonesia.

(Adhitya Nursyifa/djitu.net)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *