Disdik Kota Bandung Belum Berencana Menggelar Pendidikan Tatap Muka

Kota Bandung – Berbulan-bulan sudah dunia, termasuk Indonesia, berada dalam cengkraman Covid-19. Kondisi ini memaksa kita untuk tinggal di rumah, melakukan pekerjaan dari rumah, tidak terkecuali sektor pendidikan.

Pemerintah mengambil kebijakan melakukan pembelajaran jarak jauh. Bahkan, ada guru terpaksa mendatangi peserta didik di rumah bagi mereka yang tidak bisa mengakses internet. Banyak hambatan dan rintangan dalam melaksanakan pembelajaran jarak jauh, namun semua itu harus dilalui demi membelajarkan peserta didik yang “dikurung” Covid-19.

Adapun Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung belum berencana menggelar pendidikan tatap muka, di tahun ajaran baru pada 13 Juli 2020.

Meski saat ini Kota Bandung sudah masuk zona biru, tapi pendidikan menjadi sektor yang belum diberikan kelonggaran oleh Pemerintah Kota Bandung.

Sekertaris Disdik Kota Bandung, Cucu Saputra mengatakan, pihaknya masih menunggu evaluasi dari tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

“Tahun ajaran baru itu bukan berarti hari pertama masuk sekolah, kebijakan pendidikan itu diakhirkan untuk relaksasi karena terlalu berisiko,” ujar Cucu, saat dihubungi, Senin (6/7/2020).

Hingga saat ini, kata Cucu, pihaknya masih menunggu perkembangan dari tim Gugus Tugas tingkat Provinsi dan Kota Bandung.

Kalau pun nantinya diberikan izin, kata dia, tidak langsung semua sekolah melakukan kegiatan belajar tatap muka.

Sebab, masih ada beberapa daerah di Kota Bandung yang masuk zona merah.

“Kami sudah siapkan beberapa skenario, pertama full pembelajaran jarak jauh, melanjutkan apa yang sudah dilakukan selama tiga bulan terakhir, kedua sekolah tatap muka dengan segala kesiapan infrastruktur sesuai standar protokol kesehatannya,” katanya.

(Levi/djitu.net)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *