18 Kabupaten/Kota di Jawa Barat Ikuti Verifikasi Lapangan Evaluasi KLA Tahun 2019

BANDUNG – Sebanyak 18 Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat mengikuti kegiatan Verifikasi Lapangan Evaluasi Kota Layak Anak (KLA) Tahun 2019, dalam rangka Penilaian Kabupaten dan Kota Layak Anak Tingkat Nasional Tahun 2019, di Hotel Horison, Jln. Pelajar Pejuang, Bandung, Kamis (4/7/2019).

Forum Verifikasi yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Jawa Barat ini menghadirkan Tim Verifikasi dari Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KP3A) Republik Indonesia.

Kegiatan yang dibuka oleh Kepala DP3AKB Jawa Barat, Poppy Sophia Bakur ini dihadiri Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak KP3A Republik Indonesia, Leny Nurhayanti Rosalin; Ketua Gugus Kota Layak Anak Provinsi Jawa Barat; para kepala daerah dan perwakilannya dari 21 kabupaten/kota di Jawa Barat.

Kota Bandung diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Bandung, Eric M. Attauriq serta sejumlah kepala dinas terkait beserta jajaran dan para ketua Kluster Gugus Kota Layak Anak Kota Bandung.

Dari 21 kabupaten/kota di Jawa Barat yang hadir, sebanyak 18 kabupaten/kota mengikuti kegiatan verifikasi lapangan, termasuk Kota Bandung. Kabupaten/kota yang mengikuti verifikasi lapangan, setelah lolos verifikasi adiministrasi.

Berdasarkan hasil verifikasi administrasi, dari 514 kabupaten/kota di Indonesia, sebanyak 244 kabupaten/kota yang lolos verifikasi lapangan, sebanyak 18 kabupaten/kota diantaranya berasal dari Jawa Barat.

Kabupaten/kota di Jawa Barat yang mengikuti verifikasi lapangan adalah, Kota Bandung, Depok, Bekasi, Bogor, Cirebon, Sukabumi, dan Kota Tasikmalaya. Selanjutnya Kabupatem Garut, Bogor, Ciamis, Bekasi, Sukabumi, Bandung Barat, Cirebon, Karawang, Cianjur, Kuningan, dan Kabupaten Sumedang.

Tren kabupaten/kota yang aktif melakukan verifikasi mandiri dan masuk ke Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, dari tahun ke tahun meningkat. Tahun 2016 berjumlah 5 daerah, tahun 2017 meningkat 15 daerah, tahun 2018 menjadi 19 daerah, dan tahun 2019 sebanyak 26 daerah. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak sangat mengapresiasi kinerja pembina dan para stakeholder kabupaten/kota di Jawa Barat.

Jawa Barat merupakan penyumbang terbesar potensi anak, karena hampir 53 % anak Indonesia tinggal di Pulau Jawa. Jawa Barat harus bekerja ekstra untuk menunjukkan bahwa Jawa Barat penyumbang terbesar jumlah anak sekaligus penyumbang terbesar kabupaten/kota layak anak.

Forum tersebut menghasilkan rekomendasi tim bagi kabupaten kota untuk melengkapi kembali data-data administrasi yang diperlukan serta strategi dalam rangka mendongkrak hasil penilaian tim KLA Tahun 2019. (Levi-Bobby/djitu.net)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *