Jaksa Gadungan, Diciduk Polsek Huamual Kabupaten Seram Bagian Barat,Maluku

Maluku – Aksi penipuan kembali dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, bernama La Ode Fahmi Kaimuddin (34) Alamat Jalan Baru, Namlea, Kabupaten Buru Utara.dengan mengatas namakan Anggota Kejaksaan Negeri Namlea.

La Ode Fahmi Kaimuddin tersangka Jaksa Gadungan

Sebelumnya pelaku melancarkan aksi  penipuan terhadap bendahara Alokasi Dana Desa  ADD Desa Iha dengan mengatasnamakan anggota Kejaksaan dengan berdalih dengan tujuan ingin membantu bendahara DD & ADD untuk memeriksa laporan Anggaran Dana Desa sebelum turun rekan rekannya yang akan mengaudit Desa Iha.

Selain itu, Seorang wanita asal Desa Iha juga turut menjadi korban dari aksi penipuan La Ode, yang mengatasnamakan anggota kejaksaan, sehingga berhasil menikahi wanita tersebut.
Informasi yang didapatkan dari Bendahara Desa Iha, Yusup Patihua, di Piru Pekan kemarin, bahwa akan ada pemeriksaan ADD dan DD desa dari Kejaksaan Negeri Namlea, dari informasi tersebut warga Desa Iha menaruh curiga, dan langsung menyelidiki kebenaran bahwa apakah betul ada pemeriksaan dari kejaksaan.

Namun setelah dikoordinasi dengan salah seorang wartawan asal, Desa Iha Doddy Kaisupy, dan temanya Ondi RM, melalui telpon seluler,  kemudian mereka pun menanyakan kepada pihak Kejaksaan Negeri SBB dan informasi yang didapatkan bahwa tidak ada pemeriksaan yang mengatasnamakan kejaksaan. Jikalau ada itupun dari pihak kejaksaan SBB, bukan dari kejaksaan Namlea, karena bukan wilayah kerja kejaksaan namlea untuk memeriksa, dan mengaudit.
Langkah yang diambil oleh warga Desa Iha, setelah mendengar penjelasan tersebut langsung melaporkan kepada pihak yang berwajib untuk segera mengamankan pelaku yang sedang melakukan aksi penipuan di Dusun Luhulama, Desa Iha.

Bhabinkamtibmas menerima laporan dari warga Iha atas nama Hairul kaisupy yang saat itu manaruh kecurigaan terhadap seseorang yang mengatasnamakan dirinya anggota Kejaksaan Namlea yang telah melancarkan aksi penipuannya ke Raja Desa Iha dan Bendahara ADD Desa Iha, bhabinkamtibmas pun bersama dua anggota Polsek Huamual bergerak  mengamankan tersangka yang saat itu telah diamankan dan hampir dikeroyok warga.


Adapun barang bukti yang disita Polsek Huamual Kab. Seram Bagian Barat ( SBB) Maluku yakni Sebuah Aidikard Lembaga Aliansi Indonesia Badan Penelitian Aset Negara (BPAN) atas nama Hastino Tomia,  Sebuah Topi BPAN, Sebuah Papan Nama dengan Logo Kejaksaan, Sebuah Tas dengan lambang Kabupaten Buru, Sebuah dompet kosong, dan Sebuah HP android Samsung J2 Prime.

(Levi/djitu.net)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *